Metro News

Murid Harus Siap Berkompetisi dan Berkompetensi di masa Pandemi

Pendiri pasar Payungi, Musthafa Akhyar, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro Ir . Ria Andari, M.Pd ( Batik Merah) saat Mengisi Talkshow di Pasar Payungi membahas Dunia Pendidikan berkelanjutan di masa Pandemi, Jumat ( 16/10/20). Ist

METRO LAMPUNG- Tujuh bulan terhitung sejak Maret 2020, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)  di Kota Metro Lampung berlangsung secara daring.  Beralihnya proses pendidikan dari tatap muka menjadi pembelajaran secara daring, tentunya tidak mudah dan memerlukan manuver yang dilakukan oleh para praktisi pendidikan. Mau tidak mau, sarana Tekhnologi yang kini tepat diimplementasikan sebagai wadah  media tumpuan.

Meski fakta di lapangan yang terjadi perubahan pola belajar ini awalanya menjadi keluhan, wali murid maupun peserta didik dianggap tidak nyaman serta kurang efektif, namun tentunya sarana daring tetap harus menjadi harapan besar guna membangkitkan kreatifitas kegiatan belajar mengajar.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Ria Andari, M.Pd saat mengisi acara talkshow Madani yang digelar para komunitas peduli sosialm di Pasar pagi Payungi, Jumat (16/10/20).

” Metode pembelajaran saat ini menjadi sebuah tantangan, dimana guru harus lebih kreatif untuk membuat proses pembelajaran daring lebih menarik, supaya para murid tidak bermalas-malasan,” terangnya.

Ria Andari, M.Pd juga menegaskan agar para dewan guru berusaha membuat pembelajaran daring yang maksimal, dan tidak menghilangkan semangat pelajar untuk terus mengikuti pembelajaran.

“Saya merubah tadinya daring ada di rumah, sekarang daring ada di sekolah, agar guru tidak asal-asalan dalam melakukan proses pembelajaran secara daring,” Ujarnya.

“Kurikulum yang kita terapkan adalah kurikulum darurat, diselesaikan dengan kebutuhan anak masing-masing. Kita tidak lagi menghitung bagaimana pencapaian anak terhadap kurikulum. Namun bagaimana anak tetap senang dan menikmati proses pembelajaran.” Lanjutnya.

Ria berkeinginan Ke depan setiap sekolah harus ada studio mini, biar lebih bagus dalam pelaksanaan pendidikan secara daring. Guru yang katanya digugu dan ditiru, maka harus selalu lebih pintar, karena anak sekarang banyak teman baru seperti di sosial media.

Sesi terakhir, Ria berpesan agar anak- anak yang belajar daring untuk berimprolisasi mencari pembelajaran-pembelajaran baru di luar sekolah supaya terbangunnya pengembangan diri dan karakter murid.

Pada kesempatan TalkShow Madani kali ini juga menghadirkan salah satu pendiri pasar Payungi, Musthafa Akhyar. Ia juga memaparkan pandangannya terkait dengan sistem pendidikan online.

“Tahun 2015, saya membaca satu penelitian, bahwa generasi milenial  A sampai Z yang lahir bersamaan dengan internet, mempunyai psikologi yang berbeda. Yang mempengaruhi psikologi itu mesin learning. Mesin learning mudah membaca diri kita, media sosial selalu menampilkan apa yang sering kita lihat. Apakah pendidikan juga seperti itu? Hanya fokus kepada yang diminati atau tetap memberikan proses pembelajaran secara konfensional yang beragam.” Terangnya.

Masih menurut Musthafa Akhyar, bahwa gagasan dalam pendidikan itu penting, Kalau pendidikan kehilangan gagasan maka selesai lembaga pendidikan ini. Yang perlu dilakukan adalah terus memperbarui gagasan dengan berkolabirasi melalui model pentahelix. Berkolaborasi untuk terus memunculkan gagasan.

Terakhir, Musthafa Akhyar berpendapat bahwa pendidikan itu harus menyiapkan siswa untuk bisa berkompetisi dan mempunyai kompetensi, karena kedepan akan menghadapi kompetisi global, kita harus sadar bahwa pendidikan kita harus siap menyiapkan anak mudanya untuk bisa bersaing secara global.

Untuk melengkapi kesiapan berkompetisi, maka harus ada kompetensi untuk bisa berbaur dengan warga global. Syarat utamanya adalah teknologi, kompetensi pengetahuan dan kompetensi bahasa. ( Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: