Lampung Tengah News

Pelarian DPO Curas Polres Tebas Berakhir di Ranjang Rumah Sakit

Tersangka larikan ke RS Harapan Bunda, Kecamatan Gunungsugih untuk mendapatkan perawatan. (Mozes)

Lampung Tengah – Pelarian Yudi Irawan (29) Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku curas disejumlah TKP Polsek Terbanggi Besar berakhir di ranjang rumah sakit. Petugas harus melumpuhkan Yudi tepat di betis kaki kanannya lantaran melawan saat dilakukan penangkapan, Selasa (27/3/2018).

Kompol Donny Hendri Dunand mengatakan, tercatat warga Dusun I Kampung Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah ini telah melakukan delapan kali tindak pidana curas disejumlah TKP.

“Anggota yang sedang patroli melihat tersangka yang sudah menjadi DPO. Karena itu, kita langsung melakukan penangkapan di depan rumah salah satu warga Kampung Terbanggibesar,” ungkapnya saat di konfirmasi via WahtsApp.

Saat proses penangkapan, lanjut dia, tersangka melakukan perlawanan dan mencoba lari dari petugas. Petugas pun akhirnya melakukan tindakan terukur pada betis kaki kanan tersangka.

”Tersangka kami larikan ke RS Harapan Bunda, Kecamatan Gunungsugih untuk mendapatkan perawatan,” ujar Donny

Donny menjelaskan, tersangka kali terakhir melakukan curas terhadap Yogie Cristian Saputra (27), warga Kampung Tanjungharapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, 21 Maret 2017. “Ketika itu, korban dalam perjalanan bersama temannya naik motor Yamaha Vi-xion dari arah Kotabumi menuju Bandarjaya. Tepat di tikungan Kampung Terbanggibesar, kendaraan korban pecah ban. Korban meminta temannya naik angkot menuju Bandarjaya,” katanya.

Setelah rekannya naik angkot, kata Donny, korban melanjutkan perjalanan dengan mengendarai sepeda motor yang pecah ban. “Korban sendirian naik motor dengan kondisi ban pecah melintasi jembatan lama Kampung Terbanggibesar. Korban diberhentikan tersangka dan seorang rekannya. Tersangka meminta uang. Karena dijawab tak ada, akhirnya dipaksa dengan menggeledah kantong sambil menodongkan sajam ke perut korban. Uang Rp5 juta di kantong celana pun diambil. Kemudian korban disuruh pergi. Ketakutan, korban pun pergi,” tutupnya. (Mozes)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: