News Tulang Bawang

Polisi Amankan Delapan Pelaku Penyetrum Ikan di Kanal Sekunder

Polsek Rawa Pitu amankan delapan orang penyetrum ikan ilegal. (Nanang)

TULANG BAWANG – Polsek Rawa Pitu berhasil menangkap delapan orang pelaku tindak pidana penangkapan ikan secara illegal yang terjadi di wilayah hukumnya.

Kapolsek Rawa Pitu Ipda Samsi Rizal, SE., MH., mewakili Kapolres Tulang Bawang (Tuba) AKBP Andy Siswantoro, SIK mengatakan, para pelaku ditangkap petugasnya, Sabtu (18/7/2020) sekira pukul 23.30 WIB, di Kanal Sekunder, Kampung Panggung Mulyo, Kecamatan Rawa Pitu.

“Sabtu malam, petugas kami berhasil menangkap 8 pelaku penangkapan ikan dengan menggunakan alat tidak ramah lingkungan yaitu alat setrum ikan, di Kanal Sekunder, Kampung Panggung Mulyo,” ujar Ipda Samsi, Senin (20/7/2020).

Kapolsek menjelaskan, delapan pelaku yang berhasil ditangkap berinisial SO (35), warga Kampung Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng, SI (30), YI (30), HN (17), IS (19), SY (30), HI (25) dan RN (18), mereka merupakan warga Kampung Bangun Rejo, Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang.

Penangkapan terhadap delapan pelaku ini berdasarkan informasi dari warga yang menyebut di Kanal Sekunder, Kampung Panggung Mulyo ada tiga unit perahu yang sedang melakukan penyetruman ikan. Mendapatkan informasi tersebut, petugasnya langsung berangkat menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyisiran di sepanjang Kanal Sekunder.

“Selain berhasil menangkap 8 pelaku penyetruman ikan, petugas kami juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 3 perahu sampan, 3 mesin kapal, 3 genset dan dinamo, 3 derigen berisi ikan dan 3 set stik setrum,” jelas Ipda Samsi.

Para pelaku saat ini sudah ditahan Polres Tuba dan dijerat dengan Pasal 85 Jo Pasal 9 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan. Dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 2 miliar. (Nanang)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: