Lampung Tengah News

Selain Kondisi Bangunan Memprihatinkan, Komisi IV Temukan Alat Hisap Sabu Saat Kunjungi SDN 1 Tebas

Komisi IV DPRD Lamteng saat meninjau gedung SD 1 Terbanggi Besar yang kondisinya sangat memprihatinkan. (Mozes) 

LAMPUNG TENGAH – Komisi IV DPRD Lampung Tengah (Lamteng) meninjau kondisi bangunan SDN Terbanggi Besar (Tebas), Senin (2/12/2019). Hasilnya, selain kondisi bangunan dan fasilitas yang memprihatinkan, Komisi IV juga menemukan alat hisab sabu alias bong di sekolah tersebut.

Kehadiran Komisi IV disambut haru Kepala SDN 1 Tebas, para guru, dan warga setempat. Pasalnya, kondisi sekolah tersebut sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

“Sejak 2004 sekolah kami tidak pernah diperhatikan. Bangunan dan fasilitas seperti meja dan kursi sudah tidak layak. Walau disini hanya 80 siswa, meraka juga pantas merasakan kenyamanan proses belajar mengajar. Saya ucapkan terima kasih Komisi IV mau datang ke sekolah kami. Semoga sekolah kami bisa segera diperbaiki,” tukasnya.

Sementara Ketua Komisi IV Wayan Eka mengaku akan mendesak Dinas Pendidikan memprioritaskan pembangunan dan pengadaan fasilitas SDN 1 Tebas. Bahkan karena kondisi bangunan tak terurus, SDN 1 digunakan oknum tak bertanggung jawab menggunakan sabu.

“Kami menemukan alat hisap sabu, mungkin ini karena sekolah ini tidak ada pagar pembatas antara sekolah dengan pemukiman. Atau oknum ini menganggap sekolah ini bisa dipakai untuk mengkonsumsi sabu karena kondisinya menyeramkan seperti ini,” jelasnya.

Seluruh Anggota Komisi IV DPRD Lamteng terjun meninjau kondisi SD 1 Terbanggi Besar. (Mozes)

Ia juga meminta pihak kepolisian setempat dapat memantau aktifitas SDN 1 Tebas saat malam. Agar wadah bagi generasi bangsa ini tidak disalah gunakan orang tidak bertanggung jawab.

“Karena narkoba ini musuh bersama. Jadi diberantas. Jangan sampai generasi bangsa terkontaminasi dengan barang haram itu,” tegasnya.

Senada dikatakan Anggota Komisi IV Yuniza Saputra, ia mendesak Dinas Pendidikan dapat segera memperbaiki SDN 1 Tebas. Menurutnya, tidak ada gunanya kunjungan Komisi IV jika dinas terkait tidak ada perhatian.

“Dinas Pendidikan harus segera menanggapi persoalan ini. Jangan sampai kunjungan ini dianggap tidak ada artinya oleh masyarakat,” ketusnya.

Menanggapi hal itu, Kasi Pemindahan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Lamteng Sahroni yang turut kunjungan itu mengaku akan memprioritaskan perbaikan SDN 1 Tebas. Dimulai dengan memperbaiki data Depodik untuk mendapatkan bantuan.

“Karena bantuan itu ketentuan pemerintah pusat. Besok guru honor dan kepala sekolah kami undang ke dinas untuk membahas apa saja yang diperlukan di sekolah ini. Intinya akan segera diperbaiki,” pungkasnya. (Mozes)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: