Lampung Utara News

Sepucuk Surat Ungkap Sebab Duda di Lampura Gantung Diri

Tim Identifikasi Polres Lampung Utara, saat melakukan olah TKP korban gantung diri. (Adi Susanto)

LAMPUNG UTARA – Seorang duda berusia 80 tahun di Lampung Utara (Lampura) nekat mengakhiri hidupnya lantaran diduga cintanya ditolak oleh seorang wanita parubaya berinisial Y.

Hal itu diketahui, dari beberapa surat yang ditinggalkan korban berinisial P, sebelum mengakhiri hidupnya. Seorang saksi mata yang pertama kali menemukan ialah Budiyanto yang merupakan tetangga korban, saat mencurigai lampu teras rumah korban hidup di siang hari.

“Saat digedor pintunya, tidak ada yang jawab. Jadi saya mengajak teman saya Samsuri mendobrak pintu belakang,” katanya, Jumat (26/4/2019).

Mereka pun terkejut, saat melihat korban sudah terbujur kaku tergantung menggunakan tali tambang di dapur. Kemudian kerabatnya langsung menghubungi kepala desa, untuk melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

Tim Identifikasi Polres Lampura pun langsung melakukan olah TKP, dan menemukan sepucuk surat. Diduga korban meninggal lantaran kecewa lantaran cintanya ditolak.

“Kita temukan 3 pucuk surat, diduga tulisan tangan korban. Dan beberapa barang bukti di lokasi kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP M Hendrik Apriyanto.

Kasat Reskrim AKP M Hendrik Apriyanto menjelaskan, korban murni meninggal lantaran gantung diri. Dari hasil identifikasi dan hasil perawatan Puskesmas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

“Korban akan langsung dimakamkan, menunggu anak-anak yang diluar kota,” tutupnya. (Adi)

Seorang duda berusia 80 tahun di Lampung Utara (Lampura) nekat mengakhiri hidupnya lantaran diduga cintanya ditolak oleh seorang wanita parubaya berinisial Y.

Hal itu diketahui, dari beberapa surat yang ditinggalkan korban berinisial P, sebelum mengakhiri hidupnya. Seorang saksi mata yang pertama kali menemukan ialah Budiyanto yang merupakan tetangga korban, saat mencurigai lampu teras rumah korban hidup di siang hari.

“Saat digedor pintunya, tidak ada yang jawab. Jadi saya mengajak teman saya Samsuri mendobrak pintu belakang,” katanya, Jumat (26/4/2019).

Mereka pun terkejut, saat melihat korban sudah terbujur kaku tergantung menggunakan tali tambang di dapur. Kemudian kerabatnya langsung menghubungi kepala desa, untuk melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

Tim Identifikasi Polres Lampura pun langsung melakukan olah TKP, dan menemukan sepucuk surat. Diduga korban meninggal lantaran kecewa lantaran cintanya ditolak.

“Kita temukan 3 pucuk surat, diduga tulisan tangan korban. Dan beberapa barang bukti di lokasi kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP M Hendrik Apriyanto.

Kasat Reskrim AKP M Hendrik Apriyanto menjelaskan, korban murni meninggal lantaran gantung diri. Dari hasil identifikasi dan hasil perawatan Puskesmas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

“Korban akan langsung dimakamkan, menunggu anak-anak yang diluar kota,” tutupnya. (Adi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: