Advertorial Lampung Tengah

DPRD Lamteng Terima Kunker Wakil Rakyat OKU Timur

Anggota DPRD Oku Timur dan Anggota DPRD Lamteng sharing Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan 2019 di DPRD Lamteng. (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – DPRD Lampung Tengah (Lamteng) menerima kunjungan kerja (Kunker) sejumlah anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan, di Ruang Rapat I Kantor DPRD setempat, Jumat (5/7/2019).

Rombongan wakil rakyat OKU Timur diterima Sumarsono, Anggota DPRD Lamteng dari Fraksi PDI Perjuangan. Agenda kunjungan kerja para legislator kabupaten tetangga ini untuk sharing terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di DPRD Lamteng.

“Kalau kami di sini (Lampung Tengah), hanya akan memanggil OPD yang ada penambahan anggaran saja. Jadi lebih efektif dan efisien untuk menjalankan fungsi budgeting dan pengawasan nantinya,” jelas Sumarsono menanggapi pertanyaan legislator OKU Timur soal sistem yang dipakai DPRD Lamteng pada pembahasan KUA-PPAS.

Dilanjutkan Sumarsono, proses pembahasan KUA PPAS harus memperhatikan segala aspek yang menunjang budgeting dan ploting pekerjaan, dengan mengutamakan kepentingan pembangunan di tengah masyarakat.

“Ada tiga fungsi utama DPRD yang harus jadi pedoman dan benar-benar dilaksanakan, yakni Legislasi, Budgeting, dan Pengawasan. Kalau ketiga unsur ini dapat dipenuhi, maka tidak akan ada ketimpangan di suatu daerah. Sudahlah, hanya itu pedoman kita,” jelas Sumarsono.

Terpisah, Koordinator Rombongan DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan, Solihan, S.E, M.M., menjelaskan, OKU Timur merupakan kabupaten hasil pemekaran dari Ogan Komering Ulu (OKU), yang dirasa harus banyak belajar dari Lampung Tengah.

“Lampung Tengah ini masuk dalam kategori kabupaten dengan kemajuan yang sangat cepat. Karena itu kami kesini, untuk belajar dan sharing mengenai proses dan sistem seperti apa yang tepat diterapkan nantinya di OKU Timur, termasuk didalamnya mengenai pembahasan KUA-PPAS,” terang Ketua Komisi III DPRD OKU Timur ini.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD OKU Timur ini melanjutkan, ada kesamaan wilayahnya dengan Kabupaten Lampung Tengah, dimana mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

“Setelah dari sini, kami mendapatkan ilmu juga, yakni bagaimana cara memanfaatkan kearifan lokal di daerah kami. Di OKU Timur itu banyak lahan potensial yang kurang produktif, karena masih bingung mau diterapkan sistem apa untuk pemanfaatannya,” terangnya.

Oleh karenanya, imbuh Solihan, pihaknya berencana akan menginisiasi pemanfaatan lahan di kabupatennya untuk penanaman tanaman produktif.

“Untuk langkah awal kita akan coba dengan tanaman buah di setiap lahan produktif yang ada, dan kita juga sudah dapat referensi dari Lampung Tengah dimana bisa mendapatkan bibit unggul. Selain itu, kami juga tertarik dengan penerapan pembibitan mandiri untuk menjaga kedaulatan pangan di wilayah kami,” tandasnya.

Sebelumnya, DPRD Lampung Tengah juga menerima kunjungan kerja dari DPRD Tulang Bawang Barat, yang berguru soal pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran (LPPA). Juga menerima Kunker DPRD Lampung Timur untuk belajar sistem penerapan rapat Badan Musyawarah yang efektif dan efisien. (Adv)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

%d blogger menyukai ini: