www.tabikpun.com, Lampung Tengah – Komisi I DPRD Lampung Tengah (Lamteng) bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa showroom mobil dan supermaket, Kamis (2/3).
Dikomandoi Ketua Komisi I DPRD Lamteng Rusliyanto, S.E, ditemukan banyak penambahan bangunan dan fungsi yang tidak sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
“Kami mengimbau pada para pengusaha ini agar segera memperbarui IMB mereka. Karena perubahan itu berdampak pada pendapatan Lampung Tengah,” imbuhnya.
Ia menerangkan, tahun ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung Tengah berasal dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu diproyeksi naik 100 % atau menjadi Rp. 600 juta.
Ketua komisi I DPRD Lampung Tengah, Hi. Rusli Yanto, SE. mengatakan, guna meningkatkan pendapatan anggaran daerah (PAD) di dinas perizinan satu pintu Lampung Tengah sebesar Rp. 600 juta, DPRD siap menargetkan ditahun 2017 ini PAD bumi beguai jejamo wawai meningkat 100% dari tahun sebelumnya. Akhir Maret, lanjut politisi PDI-P ini, minta semua IMB bangunan dealer, showroom, supermarket, dan lain-lain yang tidak sesuai dengan faktanya dapat diperbarui.
“Termasuk bangunan yang sudah berdiri namun belum memiliki IMB. Sidak ini akan kita lakukan continue. Komisi I juga akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait melihat sejauh mana respon dari para pemilik bangunan yang belum melengkapi IMB,” jelasnya.
Sementara Joko Rianto salah satu personalia keuangan disalah satu showroom mobil yang didatangi mengaku akan segera memperbarui IMB.
“Karena ini bukan bidang saya, jadi kurang tahu soal IMB ini. Tetapi kami berterimakasih sudah diingatkan. IMB akan segera kami diperbarui,” kata dia. (Mozes)
















Add Comment