News Tanggamus

Sidang Kedua Tersangka Inses, Jaksa Hadirkan 11 Saksi

Pelaku Incest saat akan lakukan berangkat menuju persidangan. (Nanang)

TANGGAMUS – Pengadilan Negeri (PN) Kota Agung kembali menggelar sidang kasus Asusila Inses (hubungan sedarah) di Kabupaten Pringsewu, Kamis (11/7/2019). Sidang Kedua ini diagendakan mendengar kesaksian para saksi.

Sidang yang berlangsung tertutup untuk umum tersebut dipimpin Hakim Ketua Farid Zuhri S.H., M.H., menghadirkan 11 saksi serta dua terdakwa J dan S.

Sidang kasus asusila hubungan sedarah Inses guna mendengarkan keterangan saksi-saksi sempat molor selama hampir 3,5 jam sebab semula dijadwalkan pukul 09.00 Wib namun dimulai pukul 12.30 Wib.

Dari 11 saksi yang dihadirkan, 10 orang merupakan pelapor dari Satgas Merah Putih Tingkat Pekon Kecamatan Sukoharjo dan tetangga korban dan satu orang saksi Ahli.

Jaksa Penuntut Kejaksaan Negeri Pringsewu Alfa Dera S.H., mengungkapkan, bahwa pihaknya melanjutkan sidang yang kedua mendengarkan 10 saksi dan 1 orang saksi Ahli.

“Mereka dihadirkan untuk mengiatkan alat bukti untuk dakwaan tersangka. Dan Minggu depan dilakukan sidang menghadirkan saksi Psikologi,” ungkap Alfadera usai pelaksanaan sidang.

Sebelumnya, dalam persidangan perdana di Pengadilan Negeri Kota Agung, jaksa menghadirkan terdakwa J dan terdakwa S pada, Rabu (3/7/2019).

Terdakwa tersebut diduga kuat telah melakukan tindak pidana kekerasan memaksa anak berhubungan badan secara berlanjut dan perbuatan memaksa berhubungan badan dengan seseorang yang masih terikat hubungan keluarga atau anaknya sendiri.

Kedua terdakwa juga didampingi penasehat hukum para terdakwa yaitu Ok Armed dengan agenda pembacaan surat dakwaan berlangsung lancar.

Pada sidang 28 Maret 2019 lalu, seorang terdakwa yakni Y (15),  yang usianya masih di bawah umur juga merupakan adik kandung korban, Y mendapat putusan vonis Pengadilan Negeri Kota Agung dengan hukuman penjara selama sembilan tahun.

Untuk diketahui, para pelaku sebelumnya diamankan Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus setelah menerima laporan Tarseno (51) yang merupakan anggota Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggungrejo. Laporan polisi itu bernomor LP/B-18/II/2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SUKO.

Dimana para pelaku merupakan satu keluarga dengan korban, terdiri dari ayah kandung berinisial J, kakak kandung berinisial S dan adik kandung berinisial Y.

“Korbannya perempuan, anak, dan adik para pelaku berinisial AG (18),” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto pada, Sabtu (23/2/19) lalu.

Atas perbuatanya para terdakwa didakwa dengan dakwaan berbentuk kumulatif yakni Kesatu Pasal 81 ayat (3) Jo 76 D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Jo 64 ayat (1) KUHP dan Kedua Pasal 8 huruf a Jo 46 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 Jo 64 ayat (1). (Nanang)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: