WAY KANAN – Deni Rinata (25) warga Desa Negeri Baru Dusun 02 KM 10 menjadi korban pencurian, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. Mirisnya kediaman Deni hanya berjarak sekitar 500 meter dari Polres Way Kanan.
Akibat pencurian bermodus membobol jendela tersebut, korban mengalami kehilangan satu unit Handphone merk Oppo A3s dengan harga sekitar Rp 2 juta. “Saya tahu HP sudah hilang saat bangun pagi sekitar jam 6,” terang Deny, Kamis (21/2/2019).
Deny menceritakan, diduga maling masuk dengan cara merobek plastik, penutup jendela ruang tengah dan mengambil HP yang sedang saya cas di lantai dekat TV ruangan tengah. Plastik digunakan sebagai penutup jendela karena rumah tersebut masih dalam proses pembangunan.
“Sewaktu kejadian saya sedang tidur di kamar. Jadi pas saya bangun HP sudah tidak ada lagi, saya lihat jendela ruang tengah sudah sobek,” terangnya.
Menurutnya, kekecewaan bukan karena kehilangan Handphone tersebut, namun masuknya pencuri ke dalam rumah sangat membahayakan keluarganya. “Maling sudah masuk ke rumah berarti itu sudah sangat berbahaya, untuk barang-barang yang lain tidak ada yang diangkut. Saya berharap pihak kepolisian dapat secepatnya mengungkap kasus ini,” tukasnya. (Dian)
Deni Rinata (25) warga Desa Negeri Baru Dusun 02 KM 10 menjadi korban pencurian, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. Mirisnya kediaman Deni hanya berjarak sekitar 500 meter dari Polres Way Kanan.
Akibat pencurian bermodus membobol jendela tersebut, korban mengalami kehilangan satu unit Handphone merk Oppo A3s dengan harga sekitar Rp 2 juta. “Saya tahu HP sudah hilang saat bangun pagi sekitar jam 6,” terang Deny, Kamis (21/2/2019).
Deny menceritakan, diduga maling masuk dengan cara merobek plastik, penutup jendela ruang tengah dan mengambil HP yang sedang saya cas di lantai dekat TV ruangan tengah. Plastik digunakan sebagai penutup jendela karena rumah tersebut masih dalam proses pembangunan.
“Sewaktu kejadian saya sedang tidur di kamar. Jadi pas saya bangun HP sudah tidak ada lagi, saya lihat jendela ruang tengah sudah sobek,” terangnya.
Menurutnya, kekecewaan bukan karena kehilangan Handphone tersebut, namun masuknya pencuri ke dalam rumah sangat membahayakan keluarganya. “Maling sudah masuk ke rumah berarti itu sudah sangat berbahaya, untuk barang-barang yang lain tidak ada yang diangkut. Saya berharap pihak kepolisian dapat secepatnya mengungkap kasus ini,” tukasnya. (Dian)
Menyukai ini:
Suka Memuat...
Add Comment