Metro News

Ketua Fraksi PDIP Minta Disdikbud Provinsi Beri Kuota Prestasi di Luar O2SN

Basuki akam dilantik menggantikan Anna Morinda sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Metro. (Angga)

METRO – Ketua Fraksi PDIP Kota Metro Basuki turut menyoroti persoalan zonasi dan jalur prestasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pasalnya, adanya keluhan banyak siswa berprestasi urung mendaftarkan diri ke sekolah yang dituju akibat zonasi.

Basuki mengatakan, baiknya panitia PPDB di sejumlah SMA di Metro lebih cermat dan tidak hanya memprioritaskan calon peserta didik yang memiliki prestasi dari O2SN. Menurutnya, anak berprestasi adalah aset bagi Kota Metro yang juga harus diprioritaskan.

“Yang terpenting itu anak Kota Metro, apalagi yang berprestasi itu. Jangan sampai ada lagi anak berprestasi, misalnya hafiz Qur’an, juara lomba tingkat provinsi, nasional dan internasional di luar dari lomba O2SN yang tidak dapat bersekolah ditempat yang diinginkan di Metro karena alasan zonasi dan bukan sertifikat dari O2SN,” terangnya melalui sambungan telepon, Kamis (17/6/2021).

Ia juga meminta Dinas Pendidikan provinsi Lampung melakukan evaluasi terhadap PPDB. Ia berharap, PPDB juga memprioritaskan calon peserta didik berprestasi di luar jalur O2SN.

“Banyak anak berprestasi di Metro yang memperoleh penghargaan dan sertifikat dari kejuaraan-kejuaran maupun event nasional dan internasional dari cabang olahraga, seni dan budaya. Dan inilah yang seharusnya diprioritaskan juga dalam PPDB. Mereka berjuang untuk nama baik Kota Metro, namun bukan hanya dari O2SN saja,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Basuk, persoalan yang telah muncul ialah panitia PPDB hanya memprioritaskan calon siswa berprestasi dari event O2SN. “Panitia akhirnya hanya menerima calon siswa berprestasi yang memiliki penghargaan dari jalur O2SN dinas pendidikan, sementara bagaimana nasib anak-anak yang membawa nama baik Kota Metro dikancah nasional dan internasional? Bagaimana piagam dan dinilai berapa dalam PPDB itu,” pungkasnya.

Persoalan jalur prestasi yang terkendala zonasi terkuak saat salah seorang wali calon peserta didik mengaku kecewa ketika mendaftarkan putrinya melalui jalur prestasi ke SMAN 1 Metro.

“Dengan sistem PPDB ini kami selaku orang tua yang memiliki anak berprestasi merasa sangat kecewa, karena kami tidak terakomodir dengan sistem ini. Namun, anak dari luar Metro justru bisa masuk sekolah Negeri di Metro melalui jalur prestasi,” kata Ahmad Sukri Akbar.

Ia berharap, putrinya yang memiliki prestasi di luar jalur O2SN dapat mendaftarkan diri ke sekolah yang diharapkan. Ia mengaku putrinya merupakan atlet Taekwondo yang memperoleh juara hingga tingkat internasional.

“Anak saya penerima penghargaan juara satu dari olahraga seni bela diri Taekwondo tingkat Provinsi Lampung yang digelar KONI tahun 2020, dan piagam penghargaan dalam kejuaraan internasional tahun 2021 yang juga digelar KONI dalam ajang Indonesia Internasional Bino Championship 2021 yang diikuti oleh 13 negara. Harapan kami anak berprestasi dari Kota Metro ini bisa mendaftar lewat jalur prestasi,” imbunya. (Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: