Metro News

Ketua SMSI Metro: Terima Kasih Irjen Hendro

Ketua SMSI Kota Metro Ali Imron Muslim mengapresiasi kinerja polri dan berterima kasih telah mengembalikan citra Kota Metro yang selalu damai. (Red)

METRO – SMSI Kota Metro mengapresiasi langkah cepat Polda Lampung menangkap tersangka penyebar video hoax kerusuhan pedagang di Terminal Kota Metro, Kamis (15/7/2021). Langkah tersebut merupakan bentuk kerja keras pihak kepolisian, dimana kurang dari 2×24 jam pelaku telah diamankan.

Ketua SMSI Kota Metro Ali Imron Muslim mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjenpol Hendro Sugiatno dan jajarannya dalam mengungkap dan menangkap pelaku penyebar video hoax tersebut.

“Saya berharap pengungkapan kasus ini bisa memberikan efek jera bagi siapa pun pelaku penyebar hoax yang menginginkan Provinsi Lampung, Kota Metro khususnya tidak kondusif. Pelaku harus ditindak tegas,” jelas Ali.

Pasca video tersebut viral, kurang dari 2 x 24 jam, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung mengamankan seorang oknum guru terduga penyebar video hoax yang viral tentang kerusuhan dengan Taxtline Terminal Metro Pusat.

Kasatreskrim Polres Metro Ajun Komisaris Polisi Andri Gustami mengungkapkan, seorang terduga dalang penyebaran video hoax viral tersebut ialah pria berusia 50 tahun yang diketahui merupakan seorang tenaga pendidik.

“Sudah diamankan tim Ditreskrimsus Polda Lampung, pelaku berhasil G warga Jalan Belida, Kelurahan Yosodadi, Metro Timur. Pelaku merupakan seorang guru dengan riwat pendidikan Diploma IV Sastra,” kata Andri Gustami, Jumat (16/7/2021) malam.

Sementara, dari rekaman video berdurasi 1 menit 35 detik yang dari Kasatreskrim Polres Metro, mempertontonkan tersangka G didampingi petugas Ditreskrimsus Polda Lampung menyampaikan permohonan maaf.

“Assalamualaikum perkenalkan nama saya Guntoro pemilik akun Guntoro 21, terkait video kerusuhan yang terjadi di Terminal Metro Pusat pada tanggal 15 Juli 2021, pukul 22:00 WIB adalah video hoaks. Untuk itu, warga seluruh Lampung khususnya warga Kota Metro dan sekitarnya, saya atas nama pribadi mohon maaf, serta berjanji tidak akan mengulangi kembali,” bebernya dalam rekaman video.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti motif oknum guru tersebut menyebarkan video kerusuhan. Petugas Kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hal itu, kasus tersebut kini ditangani Polda Lampung.

Diketahui video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Facebook Guntoro 21 hingga viral dimedia sosial. Video itu sendiri merupakan kerusuhan yang terjadi di Pasar Kartini Peunayong Aceh pada 24 Mei 2021 lalu. (Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: