METRO – Insiden kebakaran hebat yang menimpa kampus STKIP KUMALA di Metro lampung dan Kantor Yayasan Dharmawacana Metro, di Jalan Kenanga, Kel. Mulyojati, Kec. Metro Barat pada Minggu (5/11) kemarin, tidak menyurutkan kegiatan belajar mengajar para mahasiswa di Kampus itu.
Hingga hari ini, aktivitas perkuliahan di STKIP Kumala akan berjalan seperti biasanya, seperti yang di ungkapkan ketua STKIP Kumala, Budi Hartono, M.Pd. sebanyak 377 Mahasiswa beserta 24 dosen tetap dan 12 pegawai masih beraktivitas walau dalam keadaan serba terbatas.
“Langkah selanjutnya tetap perkuliahan seperti biasa, dan kegiatan operasional tetap berjalan karena masih ada lokal-lokal yang masih bisa kita gunakan untuk pelayanan kepada mahasiswa,” ungkapnya saat di konfirmasi awak media di Kampus STKIP Kumala, Senin (6/11).
Budi mengungkapkan, dari total 23 lokal ruang perkuliahan hanya tersisa Tujuh lokal saja yang dapat di gunakan.
“Lokal yang masih bisa kita manfaatkan sekitar ada tujuh lokal dari total 23 lokal perkuliahan, ada tambahan 2 lokal nanti untuk kegiatan akademis dan administrasi,” ucapnya.
Sementara, pihaknya kini belum dapat memastikan total kerugian yang di alami atas insiden kebakaran tersebut.
“Untuk kerugian ini masih dihitung dan d taksir oleh kawan-kawan dari yayasan. Kami belum tau pastinya. Tapi di perkirakan mencapai miliyaran tapi nilai pastinya sama kawan-kawan masih di inventarisir,” tandasnya. (Ap)















Add Comment