Lampung Utara News

Berkat Pencari Hiasan Akuarium, Korban Begal Ini Selamat Dari Maut

Pihak berwajib dan warga mengamati tubuh Taufik korban pembegalan yang sempat dikira orang gila dan sudah meninggal karena tubuhnya bersimbah darah. (Adi/Yono)

LAMPUNG UTARA – Maut ditangan Yang Maha Kuasa tak dapat disangkal. Seperti yang dialami Taufik warga Bonglai, Kecamatan Abung Tengah, korban pembegalan yang nyaris tewas akibat luka di bagian kepala.

Pria ini sempat terlihat oleh warga di areal perkebunan sawit milik warga, di Jalan KS Tubun, Dusun Talang Manggis Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Senin (26/10) sekira pukul 10.30 WIB.

Pebri Julian (15), saksi yang pertama kali melihat tubuh Taufik mengatakan, sekira pukul 06.30 WIB, dirinya bersama Bas, memasuki areal perkebunan sawit, dengan niat untuk menyemprot rumput yang ada di perkebunan itu, namun dari arah yang cukup jauh dirinya melihat sesosok pria tanggung, tidur dan tidak mengenakan baju.

Dirinya bersama Bas lalu memastikan apa yang telah mereka lihat ternyata sosok pria terbaring dengan bersimbah darah, bertelanjang dada, dan memakai celana jeans warna biru.

“Sekitar jam 06.30 WIB, saya sama Bas masuk ke areal perkebunan sawit ini unuk menyemprot rumput yang ada di kebon. Tapi dari jauh saya sama Bas, ngeliat ada laki-laki gak pakek baju tidur di kebon ini. Kami kira tadi orang gila. Makanya gak kami samperin. Kami langsung nerusin kerjaan kami untuk nyemprot kebon itu,” kata Pebri Julian.

Namun ternyata nyawa Taufik masih tertolong setelah Wawan warga sekitar yang melihatnya saat mencari akar hiasan akuarium. Wawan tiba-tiba melihat tubuh Taufik yang bertelanjang dada di areal perkebunan tersebut sekira pukul 10.00 WIB.

“Sekitar jam 10 tadi, saya sama kawan, masuk ke kebun sawit itu, untuk mencari akar hiasan aquarium. Tiba-tiba saya ngeliat ada sosok pria yang tidur dengan tidak mengenakan baju di areal kebun itu. Tadinya saya kira itu orang gila. Tapi pas saya deketin, tubuh pria itu bersimbah darah dengan sejumlah luka di wajahnya. Saat saya amati, pria itu masih bernafas. Saya langsung mencari pertolongan,” ujar Wawan.

Tidak lama berselang, warga dan aparat Kepolisan tiba di lokasi kejadian, dan langsung mengevakuasi tubuh korban ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mayjend HM Ryacudu Kotabumi, guna dilakukan perawatan medis. Setelah korban siuman, korban mengaku bernama Taufik bin Yunus, warga Bonglai, Kecamatan Abung Tengah, sekira pukul 22.00 WIB malam menjadi korban pembegalan, oleh dua orang yang tidak dikenalnya. Akibatnya sepeda motor merk Yamaha RX King miliknya raib di gondol oleh para pelaku.

“Nama saya Taufik, saya anak Yunus, saya tinggal di Bonglai. Jam 10 malem tadi saya di begal. Motor saya RX King” ujarnya.

Terpisah Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi, Atriadi menerangkan, korban mengalami luka robek di kepala, dagu, dan telinga kiri, serta luka lecet di bagian pelipis kiri, dan dada.

“Korban datang dengan di bawa anggota polres sekitar pukul 11.15 WIB. Saat di lakukan pemeriksaan, korban mengalami luka robek di kepala, dagu, dan telinga kiri, serta luka lecet di bagian pelipis kiri, dan dada. Saat ini kondisi pasien sudah siuman, dan sedang menjalani perawatan medis oleh timnya,” ujar Atriadi.

Sementara Camat Abung Tengah, Mulyadi mengaku telah mendapat kanar terkait peristiwa itu dan ia telah melakukan monitor secara langsung. Dari hasil monitor korban merupakan warga Desa Gunung Sadar, Kecamatan Abung tengah.

“Perangkat Desa dan keluarga korban saat ini telah menuju ke RSD Ryacudu Kotabumi,” ujarnya dikonfirmasi melalui WhatsApp. (Adi/Yono)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: