Metro News

Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Staf Honorer SD Ditangkap Polisi Berikut 106 Bungkus Tembakau Sintetis Siap Edar

RRP (21), warga Gg. Nusantara, Jalan Mr. Gele Harun, RT 019 RW 004, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, yang diduga sebagai bandar narkoba dengan barang bukti 106 bungkus tembakau sintetis, berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro, Minggu (7/7/2023). (Ist)

METRO – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro berhasil menangkap seorang terduga bandar narkoba jenis tembakau sintetis. Dalam penggerebekan, polisi menyita 106 bungkus tembakau sintetis siap edar.

Terduga bandar tersebut diketahui berinisial RRP (21), anak seorang Kepala Sekolah dan bekerja sebagai tenaga honorer pada salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.

RRP, warga Gg. Nusantara, Jalan Mr. Gele Harun, RT 019 RW 004, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, mengedarkan tembakau sintetis dengan modus mapping melalui akun Instagram @yamadipati.act.

Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho melalui Kasat Narkoba IPTU Hendra Abdurahman mengungkapkan, RRP ditangkap, Rabu (3/7/2024) sekira pukul 20.00 WIB di rumahnya di Metro Pusat.

“Kami amankan pelaku ini tanpa perlawanan. Saat penangkapan disaksikan oleh orangtuanya dan seorang kerabatnya. Kami menemukan satu kotak handphone berisi 94 paket kecil tembakau sintetis,” ujar IPTU Hendra Abdurahman kepada media, Minggu (7/7/2023).

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah kemasan aluminium foil berisi tembakau gorila. RRP mengaku telah meletakkan empat paket tembakau sintetis berbalut aluminium foil di wilayah Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Polisi pun mengambil empat paket lainnya yang telah di mapping di Jalan Pala V, Kelurahan Iringmulyo.

“Tersangka mengaku bekerja sebagai staf TU honorer di salah satu SD di Pekalongan, Lamtim. Ia juga mengaku telah meraup keuntungan sebesar Rp 20 juta dalam kurun waktu empat bulan mengedarkan tembakau sintetis di Metro,” beber Kasat.

IPTU Hendra mengungkapkan, RRP mengaku mendapatkan tembakau sintetis tersebut dengan membeli dari akun Instagram bernama Iron seharga Rp 4 juta per 50 gram. Kasat menyampaikan juga jika terduga sudah delapan kali melakukan transaksi dengan pemilik akun Iron tersebut. RRP menjual tembakau sintetis dengan harga Rp 50 ribu per paket.

“Saat ini tersangka berikut barang buktinya telah kami amankan di Polres Metro. Kami masih melakukan pendalaman terkait keterlibatan tersangka lainnya,” tandasnya.

Kini, RRP terancam pasal 114 dan pasal 112 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (Mahfi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: