LAMPUNG UTARA – Meli Susyanti ASN Dispenda Lampung Utara (Lampura) menjadi korban pembegalan, Kamis (30/4/2020) pagi. Pelaku berhasil menggasak motor, handphone, dan uang jutaan rupiah korban.
Pembegalan terjadi saat korban berangkat kerja pukul 08.30 WIB di jalan dekat kompleks perumahan tempat tinggalnya. Wanita berusia 46 tahun ini tidak berkutik karena ditodong celurit.
“Terkejut saya, orang itu nongol dari jembatan, bawa celurit, ambil semua barang sendirian,” ujarnya.
Meli menyebut, pelaku yang seorang diri tersebut tiba-tiba muncul kemudian mengancamnya menggunakan celurit. Dibawah ancaman itu ia pasrah saat barang berharganya dirampas pelaku.
“Semuanya diambil, termasuk dokumen penting kantor juga dalam jok motor,” tambahnya.
Pegawai Dispenda tersebut hendak melaporkan pembegalan ke Polres Lampura, namun masih menunggu suaminya yang melakukan pengejaran. Ia berharap aparat kepolisian dapat menangkap tersangka.
Sementara Feri, saksi mata, mendengar teriakan minta pertolongan bersamaan begal membawa kabur kendaraan. “Sejumlah warga lalu coba mengejar, namun kehilangan jejak. Ciri-ciri begal cuma dikenali dari pakaian abu-abu, bertopi hitam, dan mengenakan masker,” katanya. (Adi/Yono)















Add Comment