Mesuji News

Empat Tewas Sembilan Luka Serius, Begini Kronologis Pemicu Bentrok Register 45

Petugas kepolisian saat mengevakuasi warga yang menjadi korban bentrok. (Aam)

MESUJI – Korban tewas dalam bentrok perebutan lahan di Register 45 Kabupaten Mesuji bertambah. Bentrok antara warga Pematang Panggang Sumsel dan warga Register 45 Mesuji menelan 4 korban tewas dan 9 orang luka serius.

Korban tewas berasal dari Pematang Panggang Sumsel, sedangkan 9 orang luka berasal dari Register 45. Para korban tewas dan luka diakibatkan terkena sekaya tajam.

Korban terluka dari warga Register 45 adalah Rahmad bin Niat Kasmudi luka serius pada bagian pergelangan tangan dan kepala, Budi bin Paryoto luka serius pada bagian punggung, Rojiman bin Sandirja Luka ringan pada bagian lengan.

Katimin bin slamet (70) warga Desa Moro Moro luka serius pada bagian punggung serta bawah ketiak, Supardi Jito bin Ngadengan (57) kelompok Mekar Jaya luka serius pada bagian lengan, Haryanto bin Tugiman, Wahyudi bin Misman, Saiful Muhsin bin Sairin, Mujiono bin Jumadi, semua korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Bandar Lampung

Sementara dari warga Pematang Panggang Sumsel adalah Dali tewas menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mutiara Bunda Unit 2 Tuba, Roni dan Rowi meninggal di lokasi kejadian dan 1 belum diketahui identitasnya.

Kronologis kejadian, Sekitar pukul 11.00 WIB datang alat bajak yang melakukan pembajakan di lokasi KHP REG 45 Kelompok Mekar Jaya Abadi. Bajak tersebut melakukan pembajakan di areal tanah seluas 2 ha dan baru dilakukan pembajakan 1/2 ha garapan Yusuf (41) Kelompok Mekar Jaya Abadi.

Kejadian tersebut diketahui oleh warga Kelompok Mekar Jaya Abadi, kemudian warga memukul kentongan, selanjutnya warga mengamankan bajak tersebut sambil menanyakan atas perintah siapa melakukan pembajakan. Menurut keterangan operator bajak bahwa yang memerintahkan untuk membajak adalah Cungkring (Warga Mesuji Raya). Kemudian operator bajak pulang ke kelompok Mesuji Raya dan melaporkan perihal kepada Cungkring.

Warga Kelompok Mekar Jaya selanjutnya menahan bajak dan berkumpul di balai pertemuan Mekar Jaya Abadi. Kemudian Yudi menelepon Cik Wan terkait permaslahan tersebut. Dan keduanya sepakat untuk melakukan perdamaian dan akan bertemu di balai pertemuan Mekar Jaya.

Setelah ditunggu, diperkirakan pukul 14.00 Wib datanglah sekelompok warga kelompok Mesuji Raya (Pematang Panggang) dengan membawa senjata tajam dan senpira (senjata api rakitan) melakukan penyerangan terhadap 6 warga kelompok Mekar Jaya Abadi yang berada di lapak singkong. Mereka langsung menyerang 6 warga Mekar Jaya Abadi sehingga mengalami luka bacok dan luka tembak senpira.

Warga yang berkumpul di balai pertemuan selanjutnya mengejar para pelaku pengeroyokan yang melarikan diri. Terjadilah perkelahian sehingga menyebabkan 2 warga kelompok Mesuji Raya 2 orang tewas ditempat, 1 menghembuskan nafas terakhir di RS, dan 1 korban tewas yang belum diketahui identitasnya.

Massa Mekar Jaya Abadi saat ini sudah diungsikan di kelompok lain untuk mencegah dan menghindari terjadinya aksi susulan dari kelompok warga Mesuji Raya. Ratusan gabungan TNI dan Polri pun sudah berjaga di TKP. (Aam)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

%d blogger menyukai ini: