News Sisi Kehidupan Tulang Bawang Barat

Kisah Sukses Sutikno, Anak Petani yang Berjuang Raih Mimpi Sebagai Abdi Negara

Sebagai Ketua PAC GP Ansor Tumijajar, Sutikno juga dikenal dekat dengan kader muda Ansor. (Andika)

TULANG BAWANG BARAT – Keterbatasan finansial tidak bisa dijadikan alasan untuk meraih mimpi seseorang. Hal tersebut dibuktikan oleh sosok Sutikno, yang lahir dari keluarga petani dengan keterbatasan ekonomi untuk meraih pendidikan.

Pria kelahiran Daya Murni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tubaba pada 5 Januari 1980 silam ini adalah anak keenam dari tujuh bersaudara dari pasangan Maryono dan Katiyah, tak pernah menyerah untuk meraih cita-citanya sebagai seorang yang sukses.

Sutikno sadar betul dengan keterbatasan finansial orang tuanya. Sehingga ia tidak pernah menyianyiakan kesempatan menimba ilmu di bangku sekolah.

Hal tersebut dibuktikannya dengan berbagai prestasi, yaitu selalu menjadi juara kelas saat Sekolah Dasar. Bahkan ia meraih nilai tertinggi saat lulus dari SD 08 Dayamurni pada 1993.

Sutikno saat pembukaan Diklatsar ke 6 di MHM Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar. (Andika)

Pemahaman tidak baiknya ilmu tanpa didasari agama pun akhirnya menuntun Sutikno menentukan pilihan melanjutkan sekolah ke MTS Almunawaroh Dayamurni dan lulus pada 1996. Kemudian kembali melanjutkan pendidikan ke Madrasah Aliyah Almunawaroh Dayamurni.

Disinilah pemahaman keNUan dan Aswaja mulai ia perdalam. Bahkan bakat seorang pemimpin yang ia miliki mulai terlihat. Terbukti selalu dipilih sebagai Ketua OSIS dan Ketua Pramuka. Dan pada 1999 ia lulus dengan nilai terbaik dan melanjutkan pendidikan ke Surabaya.

Disinilah keterbatas finansial tersebut baru sangat terasa oleh Sutikno, orang tua Sutikno tak mampu membiayainya untuk menempuh pendidikan sebagai sarjana. Namun rintangan tersebut tidak menghentikan Sutikno, ia keukeh untuk kuliah dan mencari nafkah untuk bertahan hidup selama di Surabaya.

Perjuangannya pun berakhir pada 2008, ia wisuda sebagai S1 Administrasi Negara. Alumni Universitas 17 Agustus 45 Surabaya ini pun pada 2010 mampu diterima sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Keakaraban Sutikno bersama sahabat Ansor Banser Cabang Tubaba. (Andika)

Berbagai pengalaman sebagai Abdi Negara sudah dilewati Sutikno, S.Sos., hingga kini dia menjabat sebagai Sekretaris Bawaslu Tubaba. Ia pun saat ini menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Tumijajar yang siap menjadi Calon Ketua Pimpinan Cabang Ansor Tubaba.

Saat ini hanya kesuksesan yang bisa terlihat dari sosok Sutikno, anak petani yang dahulu rajin membantu orang tua mengurus sapi. Tak terlihat bekas perjuangan pria ramah ini untuk mencari kesuksesan meraih mimpi.

 

Berikut Riwayat Perjalanan Sutikno sebagai Abdi Negara dan Berorganisasi :

1. Staf Bidang KB pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan KB

2. Staf Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB.

3. Subbid Peningkatan Partisipasi Pria Badan PPKB.

4. Subbag Perencanaan dan Keuangan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.

5. Lulus ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa tahun 2011.

5. Pernah mengikuti bimtek perencanaan kerjasama Pemda TBB dan UGM

5. Tahun 2012 menjadi salah satu perumus perda perlindungan anak Tubaba yang saat ini sudah diperdakan.

6. Ketua PAC GP Ansor Tumijajar.

7. Jabatan terakhir Sekretaris Bawaslu Tubaba.

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

%d blogger menyukai ini: