Hukum & Kriminal Lampung Tengah

Malak Sopir, Ferry Terpaksa Menginap Di Hotel Prodeo

Tim tekab 308 polres Lamteng,usai membekuk terduga pelaku pemalakan sopir, Selasa (2/4/2019).

LAMPUNG TENGAH- Ferry Arpen Tomy (26), warga Kampung Ajipemanggilan, Kecamatan Anaktuha terpaksa menginap di Hotel Prodeo Polres Lampung Tengahsejak Senin, (1/4). Pasalnya Ia diringkus petugas lantaran memelak sopir yang kerap melintasi jalan Kampung Aji Pemanggilan Lamteng.

Kasatreskrim Polres Lamteng, AKP Firmansyah mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma Jemy menyatakan, tersangka ditangkap berkat laporan Puji Wahyudianto (35).

“Laporan korban Puji Wahyudianto. Puji menjadi korban pemalakan, 21 Januari 2019 sekitara pukul 13.30 WIB saat mengendarai mobil pik Up warna biru,” ungkapnya,  senin (1/4).

Firmansyah menuturkan,Kendaraan korban dihentikan tersangka di Kampung Fajarbulan.

“Korban dihentikan dan minta uang. Tidak diberi, kunci mobil dicabut. Akhirnya korban memberikan uang Rp78.000, tersangka pun pergi,” ujarnya.

Selain itu, terduga juga telah melakukan pemalakan terhadap korban lain yakni Putra Anadani (37), Minggu (31/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban yang membawa truk pasir tujuan Bandarjaya dipalak di Kampung Fajar Bulan. Dompet dan HP korban dirampas. Uang di laci mobil Rp20 ribu juga diambil. Tersangka pun kabur,” cetus kasat.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, kata Firmansyah, tersangka dijerat pasal 365 KUHP. “Tersangka terancam 9 tahun penjara,” tegasnya. ( Mozes)

Ferry Arpen Tomy (26), warga Kampung Ajipemanggilan, Kecamatan Anaktuha terpaksa menginap di Hotel Prodeo Polres Lampung Tengahsejak Senin, (1/4). Pasalnya Ia diringkus petugas lantaran memelak sopir yang kerap melintasi jalan Kampung Aji Pemanggilan Lamteng.

Kasatreskrim Polres Lamteng, AKP Firmansyah mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma Jemy menyatakan, tersangka ditangkap berkat laporan Puji Wahyudianto (35).

“Laporan korban Puji Wahyudianto. Puji menjadi korban pemalakan, 21 Januari 2019 sekitara pukul 13.30 WIB saat mengendarai mobil pik Up warna biru,” ungkapnya,  senin (1/4).

Firmansyah menuturkan,Kendaraan korban dihentikan tersangka di Kampung Fajarbulan.

“Korban dihentikan dan minta uang. Tidak diberi, kunci mobil dicabut. Akhirnya korban memberikan uang Rp78.000, tersangka pun pergi,” ujarnya.

Selain itu, terduga juga telah melakukan pemalakan terhadap korban lain yakni Putra Anadani (37), Minggu (31/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban yang membawa truk pasir tujuan Bandarjaya dipalak di Kampung Fajar Bulan. Dompet dan HP korban dirampas. Uang di laci mobil Rp20 ribu juga diambil. Tersangka pun kabur,” cetus kasat.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, kata Firmansyah, tersangka dijerat pasal 365 KUHP. “Tersangka terancam 9 tahun penjara,” tegasnya. ( Mozes)

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN