Metro – Keluarga Arif Fiko Darmansyah siswa SMPN 10 yang terbakar saat ekskul pramuka meminta pihak sekolah bertanggung jawab penuh atas kesehatan anaknya.
Firmansyah ayah korban menerangkan, sejauh ini pihak sekolah belum memberikan kejelasan apapun terkait perawatan anaknya saat masa pemulihan nanti. Menurutnya, pihak sekolah datang hanya untuk membesuk tanpa memberikan kepastian akan bertanggung jawab penuh terhadap buah hatinya.
”Kami ingin sekolah dapat menyelesaikan masalah ini tuntas. Bukan sebatas rumah sakit saja. Pihak keluarga meminta pihak sekolah bertanggung jawab pasca pemilihan anak kami saat keluar dari rumah sakit nanti. Karena rawat jalan membutuhkan biaya yang besar,” ungkapnya, Jumat (3/11/2017).
Permintaan tersebut dilayangkan kepada Kepala SMPN 10 Supardi, dimana musibah itu terjadi diduga akibat kelalaian pihak penyelenggara. Pihak keluarga pun mengaku siap melanjutkan perkara tersebut ke ranah hukum jika sekolah tidak dapat bertanggung jawab.
“Kepala sekolah hanya bilang mau bertanggung jawab. Tetapi tidak tahu sejauh apa tanggung jawabnya. Kita minta pertanggung jawaban dalam bentuk pengobatan setuntasnya benar, itulah seharusnya pertanggung jawaban kepala sekolah. Karena anak saya ini bukan di luar jam sekolah atau di luar sekolah. Kalau pihak sekolah enggak bisa mengabulkan permintaan kita ya insyallah dari pihak keluarga juga akan tindaklanjutin ke ranah hukum. Kita akan laporan ke Polres Metro setelah rembuk keluarga,” tandasnya. (Ap)















Add Comment