Hukum & Kriminal News Tanggamus

Wah Bejat, Anak Tega Bunuh Bapak Kandungnya Sendiri. ini dia Penyebab Pelaku Sadis Membunuh Korban

TANGGAMUS-  Unit  Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus bersama Kepolisian Sektor Pugung,  melakukan rekonstruksi pelaku pembunuhan Sutrimo yang tak lain ayah kandungnya sendiri, warga Pekon Way Jaha RT.03 / RW.01, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Petugas mendapatkan 27 adegan dalam peragaan rekonstruksi,  pemeriksaan saksi-saksi dikuatkan lagi dengan hasil pemeriksaan medis atas penemuan mayat Sutrimo diduga kuat  korban dibunuh” ungkap  Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, S.Ik dan Kapolsek Pugung, Ipda. Mirga Nurjuanda, S.Sos. Minggu kemarin, (19/3/17).

Lantas siapa yang tega membunuh  kakek  berusia 62 tahun  yang kesehariannya bekerja sebagai petani dan tukang urut tersebut?,   AKP. Hendra Saputra mengatakan pembunuhan dilakukan anak kandungnya sendiri Jatmiko (37).

“Pelaku pembunuhan adalah anak kandungnya sendiri, anak nomor dua korban, motifnya sakit hati dan faktor ekonomi hingga tega membunuh ayahnya” lanjut AKP. Hendra Saputra.

Dari hasil keterangan Jatmiko pada Jumat (17/3), pukul18.00 Wib,  dirinya dan ayahnya terlibat perselisihan dikarenakan saat meminta izin pulang ke rumah mertuanya tidak diperbolehkan justru disambut kata-kata kasar, hal itu pemicu pelaku sakit hati, lantas dia mengajak ayahnya berjalan kearah perkebunan karet sekitar 500 meter dari rumahnya.  Dilokasi itulah pelaku membantai ayah kandungnya  dngan cara dipukul menggunakan sebatang kayu kopi pada bagian rahang sebelah kanan.  Tidak berhenti disitu, pelaku sadis ini juga menjerat lehernya ayahnya dengan seutas tali tambang warna kuning kemudian diikatkan pada sebuah pohon.

Usai diperkirakan korban meninggal dunia, pelaku mengambil uang 1 juta yang berada di kantong celana ayahnya yang terbungkus didalam plastik warna hitam,  kemudian pelaku meninggalkan korban.

Keesokan harinya, Sabtu, (18/3/17) sekira pukul  01.00 WIB, pelaku mendatangi mayat korban, memotong tali tambang yang mengikat leher korban menggunakan pisau dapur yang dipersiapkannya dari rumah lalu mayat ayahnya dipindahkan dengan cara dibopong ke pinggir jalan yang maksudnya agar mudah terlihat orang.

Sebelumnya Sutrimo ditemukan sudah tidak bernyawa di kebun karet berjarak 400 meter dari kediamannya oleh Poniem (40) warga setempat saat melintasi kebun karet yang hendak pergi kesawah, pada Sabtu, (18/3/17) pukul 06.00 WIB.

Atas perlakuan sadis pelaku, Polsek Pugung mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali tambang warna kuning ,kayu kopi berbentuk pentungan panjang  60 cm, sebilah pisau dapur, kantong plastik warna hitam tempat menyimpan uang dan pakaian korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun dan pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.

(nanang)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: